Saat ini, Undana memiliki ekosistem akademik dan alumni dalam skala besar. Tercatat sekitar 150.000 alumni, 35.000 mahasiswa aktif, serta 2.500 dosen dan pegawai.

Menurut Jefri, jumlah tersebut merupakan potensi strategis yang dapat dioptimalkan untuk mendukung kemajuan Undana sekaligus pembangunan NTT.

“Alumni bukan sekadar bagian eksternal universitas, melainkan pemangku kepentingan utama dalam memperkuat reputasi dan kontribusi Undana di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Ia menegaskan, Undana ingin memastikan pengetahuan, inovasi, dan jejaring kolaborasi yang dimiliki kampus dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Kontribusi tersebut antara lain diarahkan untuk mendukung penyediaan rumah layak huni, peningkatan kualitas kesehatan, hingga pengembangan sumber daya manusia.

“Undana tidak bisa bekerja sendiri. Kita berutang visi dan kontribusi untuk hadir membantu mengatasi persoalan nyata masyarakat NTT,” ungkapnya.

Kolaborasi Alumni untuk Masa Depan NTT

Pemerintah Provinsi NTT memandang perguruan tinggi dan jejaring alumninya sebagai mitra penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut dinilai dapat mempertemukan kekuatan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, alumni, dan generasi muda untuk menghasilkan berbagai terobosan pembangunan.