Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Selain itu, ia meminta pemerintah memperhatikan pemerataan akses listrik, terutama di desa dan dusun yang belum memperoleh pelayanan secara memadai.
Harga BBM Tembus Rp30.000 per Liter, Nelayan Ikut Terdampak
Persoalan mahalnya BBM turut menjadi keluhan masyarakat Desa Maritaing. Perwakilan warga, Alexsius Mautuka, menyebut harga BBM di wilayah tersebut mencapai Rp25.000 hingga Rp30.000 per liter.
Harga tersebut dinilai memberatkan masyarakat, terutama nelayan yang membutuhkan BBM untuk mengoperasikan perahu dan melaut mencari ikan.
Alexsius juga mengungkapkan belum tersedianya ATM Bank NTT di wilayah tersebut sehingga masyarakat mengalami keterbatasan dalam mengakses layanan perbankan.
Menanggapi keluhan itu, Johni Asadoma menyatakan akan berkoordinasi dengan Pertamina dan mitra terkait untuk mencari solusi agar masyarakat memperoleh BBM dengan harga yang lebih terjangkau dan sesuai ketentuan.
Ia juga berencana berkomunikasi dengan Direktur Bank NTT guna membahas kebutuhan penyediaan ATM di Kecamatan Alor Timur.
Menurutnya, kemudahan akses perbankan dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah yang jauh dari pusat pelayanan.
Sementara untuk persoalan listrik, Johni akan berkoordinasi dengan PLN dan Pemerintah Kabupaten Alor guna mengidentifikasi wilayah yang masih membutuhkan pembangunan maupun peningkatan infrastruktur kelistrikan.
PGRI Minta Pemerintah Perhatikan Distribusi Guru
Persoalan pendidikan turut menjadi perhatian dalam dialog tersebut. Perwakilan PGRI Kecamatan Alor Timur yang juga Kepala SD GMIT Kolana, Zet Soney, meminta pemerintah memperhatikan ketersediaan tenaga pendidik di sekolah-sekolah setempat.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan