Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Ke depannya bangunan atau rumah-rumah harus dibangun dengan konstruksi sesuai standar keselamatan. Terutama pilar-pilarnya, kolom-kolom, serta bagian lainnya harus dibuat sesuai standar konstruksi yang jelas. Jangan asal-asalan, supaya rumah aman,” katanya.
Ia menambahkan, konstruksi yang tepat dan penggunaan bahan bangunan sesuai standar merupakan bagian penting dalam mengurangi risiko kerusakan bangunan maupun korban jiwa saat terjadi gempa bumi.
Pemkab SBD Siapkan Bantuan dan Anggaran Perbaikan Rumah
Sementara itu, Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonu Wulla mengatakan pemerintah kabupaten terus melakukan pendataan terhadap masyarakat yang terdampak gempa. Data tersebut menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan bantuan dan langkah penanganan selanjutnya.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya juga telah menggelar sejumlah rapat koordinasi untuk membahas penanganan bencana, termasuk penyediaan bantuan sembako, tenda, obat-obatan, serta dukungan anggaran bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan sesuai tingkat kerusakan.
“Tingkat kerusakan bangunan masih dalam proses perhitungan oleh tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan. Pendataan akan terus dilakukan seiring dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak,” ujar Ratu.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan