Jakarta, RakyatNTT.ID – Kabupaten Rote Ndao mencatat lompatan penting dalam perjalanan pembangunan daerah. Kabupaten yang berada di wilayah paling selatan Indonesia itu meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 dari Kementerian PPN/Bappenas dalam kategori Kabupaten Terentaskan Progresif.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas bersama Wakil Menteri Dalam Negeri dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Djunaedi Hadisumarto, Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).

Capaian tersebut menjadi momentum penting bagi Rote Ndao karena daerah ini merupakan satu-satunya perwakilan dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di antara 18 daerah penerima penghargaan PPD 2026 yang terdiri dari provinsi, kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Iklan

Rote Ndao Beranjak dari Status Daerah Tertinggal

Bagi Kabupaten Rote Ndao, penghargaan PPD 2026 tidak sekadar menjadi simbol atau piala penghargaan.

Capaian tersebut menjadi pengakuan atas proses pembangunan yang dilakukan untuk mendorong Rote Ndao keluar dari status daerah tertinggal dan meningkatkan kualitas pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan Pembangunan Daerah yang diberikan Bappenas merupakan bagian dari evaluasi terhadap kinerja pembangunan pemerintah daerah.

Pada tahun 2026, proses penilaian PPD diikuti 458 daerah di Indonesia. Penilaian mencakup sejumlah aspek, mulai dari kualitas perencanaan pembangunan, kinerja pembangunan, hingga program unggulan yang memberikan dampak bagi masyarakat.

Tingkat partisipasi daerah dalam PPD 2026 juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, dari 82 persen menjadi 84 persen.

Setiap daerah harus melalui sejumlah tahapan seleksi sebelum ditetapkan sebagai penerima penghargaan.

Tahapan tersebut meliputi penilaian dokumen, wawancara dan verifikasi lapangan, hingga presentasi di hadapan tim penilai yang melibatkan unsur kementerian/lembaga, akademisi dan pakar pembangunan nasional.

Rote Ndao berhasil melewati seluruh tahapan tersebut hingga akhirnya ditetapkan sebagai penerima penghargaan dalam kategori Kabupaten Terentaskan Progresif.

Penghargaan PPD 2026 bukan Titik Akhir

Capaian Rote Ndao tersebut sekaligus membawa tantangan baru bagi pemerintah daerah.

Dalam forum Knowledge Sharing PPD 2026, Bappenas menegaskan bahwa penghargaan pembangunan daerah bukanlah akhir dari proses pembangunan. Hasil penilaian diharapkan menjadi umpan balik bagi pemerintah daerah untuk terus memperbaiki kebijakan dan memperkuat perencanaan pembangunan.

Bagi Rote Ndao, tantangan berikutnya adalah memastikan kemajuan pembangunan dapat diterjemahkan menjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kemajuan pembangunan perlu terus diterjemahkan menjadi peningkatan pelayanan dasar, pengurangan kemiskinan, penguatan ekonomi lokal, serta perluasan kesempatan kerja dan usaha bagi masyarakat,” demikian pesan Bappenas dalam rilisnya.

Pesan tersebut menjadi penting bagi Rote Ndao yang memiliki karakter geografis sebagai daerah kepulauan dan wilayah terluar di bagian selatan Indonesia.

Kondisi geografis tersebut menghadirkan tantangan tersendiri dalam penyediaan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal dan pemerataan pembangunan hingga wilayah-wilayah kepulauan.

Kolaborasi jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan

Penghargaan PPD 2026 sekaligus menjadi momentum bagi Rote Ndao untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan berbagai mitra pembangunan.

Kemajuan pembangunan dinilai perlu terus dijaga agar tidak berhenti pada capaian administratif atau penghargaan, tetapi dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Penguatan ekonomi lokal, peningkatan kualitas pelayanan dasar, pengurangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja serta perluasan kesempatan usaha menjadi bagian penting dari agenda pembangunan selanjutnya.

Dengan karakter sebagai daerah kepulauan dan perbatasan, keberlanjutan pembangunan Rote Ndao membutuhkan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi daerah.

Rote Ndao jadi Representasi NTT di Panggung Nasional

Keberhasilan meraih penghargaan sebagai Kabupaten Terentaskan Progresif PPD 2026 menempatkan Rote Ndao dalam perhatian pembangunan daerah di tingkat nasional.

Dari 18 daerah penerima penghargaan PPD 2026, Rote Ndao menjadi satu-satunya daerah dari NTT yang menerima penghargaan tersebut.

Capaian ini menjadi bagian dari perjalanan panjang Rote Ndao dalam meningkatkan kualitas pembangunan setelah sebelumnya dikenal sebagai salah satu daerah yang menghadapi keterbatasan pembangunan.

Kini, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat arah pembangunan dan memastikan setiap kemajuan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

Bagi Rote Ndao, status sebagai Kabupaten Terentaskan Progresif bukanlah garis akhir.

Sebaliknya, penghargaan PPD 2026 menjadi energi baru untuk melanjutkan pembangunan, memperkuat ekonomi masyarakat dan memastikan kemajuan daerah dapat dirasakan hingga ke wilayah-wilayah kepulauan.

Rote Ndao kini membawa pesan bahwa daerah kepulauan dan perbatasan memiliki peluang untuk terus berkembang melalui perencanaan pembangunan yang terarah, kerja bersama dan kebijakan yang berkelanjutan. (*/rnc12)