Bajawa, RakyatNTT.ID – Seekor paus berukuran besar dengan panjang diperkirakan mencapai 25 meter ditemukan terdampar dalam kondisi masih hidup di perairan Pulau Kolong, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 05.00 Wita.

Paus tersebut ditemukan di kawasan Taman Wisata Alam Laut (TWAL) 17 Pulau Riung. Penemuan bermula ketika seorang nelayan asal Goloite, Desa Ite Jaya, Kecamatan Riung, sedang dalam perjalanan pulang setelah memancing ikan.

Saat melintasi perairan Pulau Kolong, nelayan itu melihat seekor paus berukuran besar dalam kondisi terdampar, tetapi masih hidup. Ia kemudian segera menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat dan petugas Resort Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Riung.

Iklan

Mendapat laporan itu, Kepala Resort KSDA Riung, David Daing, ST, langsung berkoordinasi dengan Kapolsek Riung Ipda Martinus Riang, Babinsa Posramil 01 Riung, serta petugas lintas sektor lainnya untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

Sekitar tiga jam setelah paus ditemukan, petugas gabungan lintas sektor Kecamatan Riung berkumpul di pelataran Dermaga Pariwisata Nangamese, Kelurahan Nangamese. Mereka kemudian bergerak menuju lokasi menggunakan satu unit perahu tradisional.

Tim gabungan terdiri dari Kapolsek Riung Ipda Martinus Riang, Babinsa Posramil 01 Riung Serka Yosef Stefan Fono yang mewakili Danposramil, Kepala Resort KSDA Riung David Daing, anggota Polsek Riung, petugas Resort KSDA Riung, serta masyarakat dan nelayan Kelurahan Nangamese.

Setelah menempuh perjalanan laut sekitar satu jam, petugas tiba di lokasi dan langsung memeriksa kondisi paus. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa mamalia laut tersebut masih hidup.

Petugas kemudian melakukan upaya penyelamatan awal dengan menyiramkan air laut ke tubuh paus. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kondisi tubuh paus agar tetap basah dan membantu mempertahankan kehidupannya selama proses penanganan.

Hingga Jumat pukul 12.00 Wita, tim gabungan masih melakukan upaya penyelamatan di lokasi. Kondisi air laut yang masih surut menjadi salah satu kendala dalam penanganan paus yang terdampar tersebut.

Petugas bersama masyarakat dan nelayan setempat terus berupaya menjaga kondisi paus sembari melakukan penanganan awal di kawasan TWAL 17 Pulau Riung. (*/rnc)