Selama masa latihan, tim menjalani berbagai tahapan, mulai dari pembentukan formasi pembicara, pemahaman mekanisme ASEAN Parliamentary System, penyusunan bank materi atau matter building, hingga simulasi debat melalui sesi sparring.

Persiapan tersebut dilakukan secara disiplin dengan tetap memperhatikan kewajiban akademik masing-masing anggota tim.

Pembicara ketiga, Jeremy Hardimas Sardy, menjelaskan bahwa manajemen waktu menjadi salah satu kunci dalam menjalani proses latihan dan menyelesaikan tanggung jawab perkuliahan secara bersamaan.

Iklan

“Kami menyelesaikan dulu seluruh tugas kuliah, lalu memanfaatkan sisa waktu untuk simulasi debat dan matter building,” ungkap Jeremy.

Proses persiapan tim juga mendapat pendampingan dari dua dosen FEB Undana, yakni Antonio Eli Lomi Nyoko, S.T., M.MT., dan Yuri Sandra Faah, S.Sos., M.M.

Keduanya memberikan arahan dan evaluasi materi secara berkelanjutan untuk membantu mahasiswa mempertajam argumentasi, memperkuat substansi pembahasan, dan meningkatkan kesiapan menghadapi kompetisi.

Prestasi Debat Jadi Motivasi bagi Mahasiswa Undana

Keberhasilan meraih Juara 3 Debate Competition AVEL 2026 menjadi salah satu pencapaian mahasiswa FEB Undana dalam pengembangan kemampuan penalaran dan komunikasi akademik.