Sementara ketersediaan air bersih berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari.

Di sektor pendidikan dan kesehatan, pemerintah juga perlu memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang memadai sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Kalau fiskal kita terbatas, maka pemerintah harus semakin cermat. Jangan sampai anggaran habis untuk sesuatu yang sifatnya bukan kebutuhan paling mendesak, sementara masih ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan air, akses jalan yang layak, fasilitas pendidikan dan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Ukuran Pembangunan Bukan Sekadar Bangunan Fisik

Ary menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah tidak semestinya hanya diukur dari banyaknya bangunan atau ornamen yang terlihat secara fisik.

Menurutnya, indikator yang lebih penting adalah sejauh mana masyarakat merasakan manfaat dari pembangunan tersebut.

“Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang manfaatnya dirasakan masyarakat. Ketika masyarakat mendapatkan jalan yang layak, air yang cukup, pendidikan yang baik dan pelayanan kesehatan yang memadai, maka di situ negara benar-benar hadir,” pungkas Ary.

Pernyataan tersebut menjadi dorongan agar pemerintah Kabupaten Kupang menempatkan pelayanan dasar dan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas utama, terutama dalam situasi fiskal daerah yang terbatas. (rnc04)