Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Atambua, RakyatNTT.ID – Persahabatan antara Indonesia dan Timor-Leste terus diperkuat melalui pertukaran budaya dan perjumpaan masyarakat di wilayah perbatasan.
Semangat tersebut akan diwujudkan melalui Festival Fronteira 2026 yang mengusung tema “Pertukaran Budaya Untuk Penguatan Rekonsiliasi”. Festival dijadwalkan berlangsung pada 23–26 Oktober 2026 di Pantai Kom, Los Palos, Kabupaten Lautem, Timor-Leste.
Bupati Los Palos, Melio de Jesus, menyampaikan bahwa Festival Fronteira 2026 diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat dialog sekaligus pertukaran budaya antargenerasi masyarakat Timor-Leste dan Indonesia.
Hal tersebut disampaikan saat delegasi Timor-Leste berkunjung ke Kabupaten Belu untuk mengundang langsung Bupati Belu menghadiri festival tersebut.
Hadirkan Ragam Budaya Timor-Leste dan NTT
Festival Fronteira 2026 akan menghadirkan sejumlah agenda yang mempertemukan kekayaan budaya Timor-Leste dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Rangkaian kegiatan antara lain pembukaan dan upacara adat Fataluku, pawai budaya Timor-Leste dan budaya NTT, pameran tekstil atau tais dan produk UMKM, pertunjukan seni, serta seminar dan dialog rekonsiliasi.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang perjumpaan masyarakat dari kedua negara untuk mengenal, menghargai dan merawat keberagaman budaya yang memiliki banyak keterkaitan sejarah.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan