Yohanis menjelaskan, hasil survei tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mengetahui kebutuhan elektrifikasi secara lebih menyeluruh.

Dengan data yang lebih akurat, pemerintah diharapkan dapat menyusun perencanaan dan menentukan langkah untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat di wilayah Sumba Barat Daya.

“Nah, dari survei itu nanti ada gambaran di SBD ini yang belum punya meteran berapa rumah, yang belum punya jaringan listrik berapa banyak,” jelasnya.

Iklan

Ia menambahkan, pemerintah daerah ingin menetapkan target elektrifikasi secara terukur, termasuk kemungkinan mencapai cakupan elektrifikasi 100 persen pada 2030 atau setelah tahun tersebut.

“Dari hasil survei itu kita bisa rencanakan Sumba Barat Daya ini target kita, misalnya 2030 harus 100 persen elektrifikasi atau 2030 ke atas,” katanya. (rnc29)