Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ba’a, RakyatNTT.ID – Penerapan sistem ganjil-genap berdasarkan nomor polisi kendaraan mulai diberlakukan di Kabupaten Rote Ndao, Senin (26/10/2026). Pada hari pertama pelaksanaan, antrean kendaraan di SPBU 53.851.23 Pantai Baru terpantau mulai terurai dan situasi berlangsung aman serta kondusif.
Penerapan kebijakan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk mengendalikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mengatasi persoalan antrean panjang kendaraan yang sebelumnya terjadi di sejumlah SPBU.
Untuk memastikan kebijakan berjalan tertib, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Tim Media DPD SMSI Rote Ndao yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) BBM melakukan pengawasan langsung di SPBU 53.851.23 Pantai Baru.
Pengawasan difokuskan pada penerapan sistem ganjil-genap, ketertiban pelayanan BBM, serta kelancaran arus lalu lintas di sekitar area SPBU.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya lintas sektor untuk mencegah kembali terjadinya antrean panjang kendaraan di sejumlah titik penyaluran BBM di Rote Ndao.
Antrean Kendaraan Mulai Terurai
Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Rote Ndao, Ardi Thine, S.E., mengatakan penerapan sistem ganjil-genap mulai memberikan dampak terhadap kondisi antrean di SPBU Pantai Baru.
Menurutnya, pada hari pertama pelaksanaan, antrean kendaraan roda empat maupun roda dua telah selesai dan tidak lagi terjadi penumpukan seperti sebelumnya.
“Untuk saat ini, kondisi terpantau bahwa antrean kendaraan juga sudah mulai terurai. Tidak ada lagi antrean untuk kendaraan roda empat, sudah selesai. Kendaraan roda dua juga sudah selesai semua,” kata Ardi saat ditemui di SPBU Pantai Baru, Senin (26/10/2026).
Ia menilai masyarakat juga mulai memahami dan menyesuaikan diri dengan mekanisme baru yang diterapkan pemerintah.
“Masyarakat mulai terbiasa dengan penerapan sistem ganjil-genap,” ujarnya.
Ardi menambahkan, kebijakan tersebut tidak hanya diterapkan di SPBU Pantai Baru. Sejumlah SPBU lainnya di wilayah Rote Ndao juga mulai memberlakukan sistem serupa dengan pengawasan dari petugas terkait.
“SPBU lain juga hari ini sudah menerapkan sistem ganjil-genap, dan teman-teman juga melakukan monitoring di SPBU,” jelasnya.
Dasar Kebijakan Pengendalian BBM
Penerapan sistem ganjil-genap mengacu pada Surat Pengumuman Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., Nomor 100/1228/PEMKES/2026 tentang Pengendalian Bahan Bakar Minyak di Wilayah Kabupaten Rote Ndao, tertanggal 21 Oktober 2026.
Berdasarkan pantauan di lapangan, mekanisme tersebut mulai diberlakukan di sejumlah SPBU dan titik penyaluran BBM lainnya.
Hari pertama pelaksanaan berlangsung relatif aman dan terkendali. Petugas dari berbagai instansi juga melakukan pemantauan untuk memastikan aturan berjalan sesuai ketentuan.
Pemerintah berharap sistem tersebut dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatur distribusi BBM sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan di SPBU.
Stok Pertalite di Pantai Baru Tersedia 15 Ton
Selain persoalan antrean, ketersediaan stok BBM juga menjadi perhatian dalam penerapan kebijakan pengendalian BBM.
Bagian Administrasi SPBU Pantai Baru, Melkianus Liman, mengatakan stok Pertalite di SPBU tersebut masih tersedia.
“Untuk jenis Pertalite saja, stok yang tersedia saat ini mencapai sekitar 15 ton,” kata Melkianus.
Ia menyebutkan, pelayanan SPBU Pantai Baru berlangsung mulai pukul 08.00 WITA hingga 16.00 WITA.
Ketersediaan stok tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian bagi masyarakat yang membutuhkan BBM selama penerapan sistem ganjil-genap berlangsung.
Lima Polisi Diterjunkan Amankan SPBU
Dari sisi keamanan, Kapolsek Pantai Baru IPDA Rolly Arlens Ndaong menerjunkan lima personel untuk mengamankan aktivitas di SPBU 53.851.23 Pantai Baru.
Personel kepolisian tersebut dipimpin Kanit Binmas Polsek Pantai Baru, Aiptu Marthen Daepanie, S.H.
Pengamanan dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas sekaligus mengatur arus lalu lintas di sekitar SPBU.
Kehadiran personel kepolisian juga diharapkan mampu mencegah penumpukan kendaraan serta memastikan proses pengisian BBM berjalan tertib dan aman.
Pemerintah Harap Masyarakat Patuhi Ganjil-Genap
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap penerapan sistem ganjil-genap dapat berjalan konsisten dengan dukungan seluruh masyarakat.
Pengawasan lintas instansi dinilai penting untuk memastikan kebijakan tidak hanya efektif pada hari pertama, tetapi juga mampu menjadi solusi berkelanjutan dalam mengendalikan penyaluran BBM.
Dengan penerapan sistem ganjil-genap, ketersediaan stok, serta pengawasan petugas di lapangan, pemerintah berharap persoalan antrean panjang kendaraan di SPBU Rote Ndao tidak kembali terjadi.
Masyarakat juga diimbau mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan sehingga pelayanan BBM dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan merata. (rnc12)






WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan