Sistem tersebut diharapkan membantu petugas memeriksa informasi yang masuk, memastikan validitas laporan, dan menentukan langkah tindak lanjut secara lebih terarah.

BPBD Dorong Standardisasi dan Keberlanjutan TOP Rangers

Uji coba modul juga menghasilkan rekomendasi agar BPBD Kota Kupang menerbitkan ketentuan mengenai standardisasi dan sertifikasi TOP Rangers sebagai relawan awam terlatih.

Menurut Sintus, pengakuan tersebut penting untuk memperjelas kedudukan pengemudi sebagai bagian dari jaringan relawan yang mendapat dukungan BPBD.

Rekomendasi lainnya meliputi penyediaan identitas khusus pada kendaraan, perlengkapan pertolongan pertama, dukungan pendanaan, serta pelaksanaan simulasi gabungan secara berkala.

Berbagai langkah tersebut diharapkan memperkuat keberlanjutan program sekaligus meningkatkan kesiapan pengemudi dalam mendukung upaya penanggulangan bencana di Kota Kupang.

Pada penutupan kegiatan, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kupang, Elsye Sjioen, menekankan pentingnya sinergi antarpihak agar program memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, kerja sama tidak seharusnya berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi perlu dilanjutkan melalui pembagian peran yang jelas dan upaya bersama untuk membangun ekosistem kesiapsiagaan bencana.