Ia juga meminta mahasiswa memperkuat koordinasi dengan dosen pendamping serta lembaga resmi di daerah penugasan.

“Kehadiran adik-adik di lapangan merupakan hal yang baik dan menjadi bentuk kepedulian kita sebagai bagian dari masyarakat Nusa Tenggara Timur. Adik-adik harus tetap menjaga kesehatan,” ujar Jefri.

Menurutnya, mahasiswa tidak dibebani tugas untuk menyelesaikan seluruh persoalan yang terjadi di wilayah terdampak.

Iklan

Kehadiran mereka merupakan bentuk dukungan Undana sekaligus kontribusi akademik dan kemanusiaan dalam proses pemulihan.

“Kita bukan memiliki fungsi utama untuk menangani seluruh persoalan di sana, tetapi hadir memberikan dukungan. Koordinasi dan komunikasi dengan dosen maupun instansi sangat penting,” katanya.

Jefri juga mengingatkan mahasiswa agar tidak melupakan kewajiban akademik selama menjalankan misi kemanusiaan tersebut.

“Tugas utama adalah menyelesaikan mata kuliah melalui program magang, jadi kewajiban akademik jangan dilupakan,” tegasnya.

Peran Mahasiswa Penting untuk Percepat Pemulihan Flores

Keterlibatan mahasiswa teknik dalam penanganan pascagempa dinilai memiliki arti penting, terutama dalam mengidentifikasi potensi bahaya sekunder akibat kerusakan infrastruktur.