“Kita tentu sangat berbangga kepada adik-adik semua yang telah mengikuti Jambore Daerah dan Jambore Nasional serta menyelesaikan tugas dengan sangat baik. Atas nama pemerintah, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena telah membawa nama Kabupaten Sabu Raijua di tingkat daerah maupun nasional,” ujar Krisman.

Jambore Jadi Bekal Membentuk Karakter

Menurut Krisman, kesempatan mengikuti Jambore merupakan pengalaman berharga yang tidak diperoleh semua anak muda. Karena itu, pengalaman selama mengikuti kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kenangan, tetapi menjadi bekal untuk membangun karakter dan mempersiapkan masa depan.

Ia menegaskan, Gerakan Pramuka bukan sekadar kegiatan organisasi. Pramuka menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar mandiri, memimpin, bekerja sama, mengembangkan keterampilan, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Iklan

“Adik-adik mendapatkan kesempatan luar biasa untuk belajar tentang kemandirian hidup. Di Pramuka juga kita belajar kepemimpinan, kerja sama dan saling menolong. Hal-hal positif seperti ini nantinya akan terbawa menjadi attitude dan kebiasaan positif ketika adik-adik memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Bupati: Bisa Jadi Ada yang Jadi Pemimpin Sabu Raijua

Pesan Krisman kemudian diarahkan pada masa depan para anggota Pramuka. Ia mengingatkan bahwa para peserta merupakan bagian dari generasi penerus yang kelak akan mengambil peran dalam pembangunan Kabupaten Sabu Raijua.