Untuk penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural, Pemerintah Kabupaten Alor bekerja sama dengan Tim Asesmen Center Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Seluruh rangkaian seleksi dijadwalkan berlangsung pada 8-15 September 2026 dan dipusatkan di Aula BKAD Kabupaten Alor.

Tim Asesor Pastikan Penilaian Objektif

Mewakili Tim Asesmen, Maria Peni Lelang Wayan, S.Kom., mengatakan Tim Asesmen Center BKD Provinsi Nusa Tenggara Timur akan melaksanakan penilaian secara profesional.

Metode asesmen dirancang untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai kompetensi dan potensi setiap peserta.

Metode yang digunakan melibatkan multi-asesor, multi-asesi, dan multi-simulasi.

“Dalam asesmen ini, tugas asesor adalah memotret kompetensi dan potensi peserta sebagai asesi. Hasil potret tersebut diharapkan memberikan gambaran yang objektif mengenai kompetensi masing-masing peserta,” jelas Maria.

Ia memastikan seluruh proses penilaian dilaksanakan secara profesional dan objektif dengan menggunakan metode serta instrumen asesmen yang telah ditetapkan.

Tim penilai kompetensi yang ditugaskan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur terdiri dari:

  • Maria Agnes Ina Odjan, S.S. – Pejabat Pengawas;
  • Wilhem M. Unun Fernandez Akoli, S.Fil., M.M. – Ketua Tim/Administrator;
  • Theresia Maryati Pranatalia Pau, S.Psi., M.Psi.Psi. – Psikolog/Asesor SDMA;
  • Lusius Aman, S.Fil., M.Hum. – Asesor SDMA;
  • Mieke Anita Tallo, S.Pd. – Asesor SDMA;
  • Gergorius Babo, S.Kom. – Asesor SDMA;
  • Johanes Baptista Avodius Kapa, S.Fil., MMHR. – Asesor SDMA; dan
  • Maria Peni Lelang Wayan, S.Kom. – Petugas IT dan Minlap.

Pemkab Alor Targetkan Pemimpin Birokrasi Berintegritas

Pelaksanaan seleksi terbuka JPT Pratama menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Alor untuk memastikan posisi strategis dalam birokrasi ditempati figur yang memiliki kemampuan kepemimpinan dan kompetensi sesuai tuntutan organisasi.