Strategi tersebut dirancang agar kebutuhan dasar penyintas dapat ditangani secara terpadu, sekaligus mendukung proses pemulihan masyarakat setelah bencana.

Ribuan Penyintas Mendapat Layanan Kesehatan

Pada klaster kesehatan, tim Emergency Medical Team (EMT) Type-1 Fixed dan EMT Mobile telah memberikan layanan kepada ribuan penyintas gempa.

Tercatat sebanyak 2.215 perempuan dan 1.487 laki-laki telah mendapatkan layanan kesehatan dari tim Muhammadiyah.

Iklan

Dukungan medis juga diperkuat melalui tim EMT Mobile dari sejumlah Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang ditugaskan ke wilayah terdampak.

Kehadiran tim medis tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan akses pengobatan di tengah kondisi pascabencana.

Dapur Umum hingga Layanan Psikososial

Selain layanan kesehatan, Muhammadiyah juga bergerak memenuhi kebutuhan dasar penyintas melalui klaster nonkesehatan.

Dapur umum yang didirikan Muhammadiyah tercatat telah melayani 1.750 jiwa. Muhammadiyah juga menyediakan fasilitas sanitasi dan air bersih di dua titik wilayah terdampak.

Tak hanya kebutuhan fisik, dukungan terhadap kondisi psikologis penyintas turut menjadi perhatian. Layanan psikososial telah diberikan kepada 1.773 jiwa.