Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan memperbesar kemampuan pemerintah dalam membiayai pembangunan, termasuk infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan masyarakat lainnya.
Dalam konteks tersebut, mahasiswa KKN Tematik diharapkan ikut menanamkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan, membangun perilaku hidup sehat, meningkatkan kapasitas masyarakat, dan mengembangkan potensi lokal.
Pemkab Alor: Penarikan Mahasiswa bukan Akhir Program
Mewakili Bupati Alor, Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada LLDIKTI Wilayah XV dan Pemerintah Provinsi NTT karena telah menetapkan Alor sebagai salah satu lokasi Program Mahasiswa Berdampak KKN Tematik 2026.
Menurut Melkisedek, kehadiran program tersebut sangat relevan dengan kondisi pembangunan Kabupaten Alor yang masih menghadapi persoalan kemiskinan, kemiskinan ekstrem, dan stunting.
Ia menyebut angka kemiskinan di Kabupaten Alor masih berada pada kisaran 18 persen, dengan sekitar 5 persen di antaranya merupakan kemiskinan ekstrem.
Pemerintah daerah telah memasukkan target penurunan kemiskinan dan stunting dalam RPJMD Kabupaten Alor 2025–2029.
Namun, pemerintah menyadari persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, pemerintah desa, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan