Kalabahi, RakyatNTT.ID – Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), dikenal dengan julukan Nusa Kenari karena tanaman kenari tumbuh menyebar di kawasan hutan maupun kebun masyarakat. Potensi tersebut terus didorong untuk berkembang menjadi komoditas unggulan yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Salah satu upaya pengembangan dilakukan melalui penguatan kelembagaan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kenari Alor yang mendapat dukungan dari WVI-ADP.

Peningkatan kapasitas pengurus MPIG Kenari Alor digelar di Aula Bapperida Kabupaten Alor, Selasa (22/9/2026) pagi. Kegiatan tersebut dibuka melalui arahan Pimpinan WVI-ADP NTT, Cornalia C. Doa.

Kegiatan peningkatan kapasitas berlangsung hingga Kamis (24/9/2026) dengan melibatkan dua kelompok usaha yang berada di Kecamatan Alor Timur Laut, Pulau Alor, serta Kecamatan Pantar, Pulau Pantar.

Selain kelompok usaha, kegiatan tersebut juga melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, Bapperida Kabupaten Alor, serta penyuluh kehutanan.

Kenari Alor jadi Potensi Ekonomi Daerah

Pengembangan kenari menjadi perhatian karena tanaman tersebut telah lama menjadi bagian dari potensi sumber daya alam Kabupaten Alor.