Kerusakan fasilitas sekolah meliputi kapela, asrama, ruang kelas, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

Kendati menghadapi situasi sulit, proses pendidikan tetap berjalan. Para siswa, khususnya kelas XII, terus mengikuti pembelajaran. Kegiatan pekan tengah semester juga tetap dilaksanakan, sementara persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas XII terus diperkuat.

Bruder Kristianus mengatakan pihak sekolah berupaya menjaga semangat para siswa agar tetap berkembang dan memiliki kesempatan meraih pendidikan yang lebih tinggi, termasuk peluang melanjutkan studi ke luar negeri.

“Kami berharap perhatian dan dukungan pemerintah terus diberikan kepada kami,” katanya.

SMA Katolik Syuradikara sendiri telah mengabdi di dunia pendidikan selama 73 tahun dan menjadi salah satu lembaga pendidikan yang telah melahirkan banyak lulusan serta tokoh yang berkiprah di berbagai bidang.

Pemerintah Siap Pulihkan Fasilitas Sekolah

Gubernur Melki Laka Lena memastikan pemerintah akan memberikan perhatian terhadap fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan akibat gempa.

“Terkait kerusakan yang ada, nanti dibuat daftar secara lengkap. Pemerintah akan memberikan dukungan untuk perbaikan,” tegas Gubernur.