Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Melki juga meminta setiap Kepala UPTD mampu mengatur personel dan strategi pelayanan secara adaptif sesuai kondisi wilayah.
“Kerja model begini butuh inovasi. Atur pasukan dengan baik agar distribusi berjalan dengan baik,” tambahnya.
Sejumlah UPTD Pendapatan Daerah di Flores juga terus mengembangkan inovasi untuk mendekatkan layanan pajak kepada masyarakat.
Salah satunya melalui layanan jemput antar dengan memanfaatkan QRIS Samsat. Wajib pajak cukup mengirimkan foto STNK melalui WhatsApp. Petugas kemudian mengecek besaran pajak, sedangkan pembayaran dapat dilakukan melalui QRIS. Setelah pembayaran selesai, notice pajak diantarkan kembali kepada wajib pajak.
Inovasi tersebut menjadi salah satu cara untuk mempermudah masyarakat memenuhi kewajiban pajak sekaligus memperluas jangkauan pelayanan Samsat, terutama di tengah kondisi pascabencana.
Gubernur Dorong Kolaborasi hingga Tingkat Desa
Melki menegaskan optimalisasi penerimaan daerah tidak dapat hanya mengandalkan kinerja internal UPTD Samsat. Sinergi dengan pemerintah kabupaten, aparat penegak hukum, pemerintah desa dan kelurahan juga diperlukan.
Ia meminta setiap UPTD segera menyampaikan apabila membutuhkan dukungan regulasi maupun kebijakan tambahan untuk memperkuat kerja di lapangan.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan