Karena itu, ketika Jemaat Efata Atengmelang dinilai telah mampu berdiri secara mandiri dalam menjalankan tugas dan pelayanan gereja, hal tersebut menunjukkan adanya kerja keras dan komitmen luar biasa dari seluruh jemaat.

Marthen menegaskan, Pemerintah Kabupaten Alor akan terus membangun sinergi dengan gereja dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat. Meskipun pemerintah dan gereja memiliki tugas serta tanggung jawab masing-masing, terdapat ruang kerja sama yang dapat terus dikembangkan demi kepentingan masyarakat.

Pemda Alor Ucapkan Selamat atas Pemandirian Jemaat

Pada kesempatan tersebut, Marthen juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaat atas pemandirian Gereja GMIT Efata Atengmelang.

Ucapan selamat juga disampaikan kepada Pendeta Abner E.S. Tapikab yang menjalani perhadapan untuk melaksanakan tugas pelayanan di jemaat yang baru mandiri tersebut.

Ia berharap Pendeta Abner dapat menjalankan tugas pelayanan dengan penuh integritas dan kasih, sekaligus terus membangun kemitraan yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Alor.

Ketua Sinode GMIT Tekankan Tanggung Jawab Jemaat

Sementara itu, Ketua Sinode GMIT, Pdt. Samuel Benyamin Pandie, S.Th., dalam sambutannya mengatakan bahwa pemandirian gereja menunjukkan komitmen dan tanggung jawab jemaat sebagai umat Tuhan.