“Universitas dipilih untuk membicarakan sistem dunia, dan universitas adalah contoh terbesar dari sistem tersebut. Kita harus mengambil kesempatan untuk memikirkan segalanya, mengenai hukum, pelatihan, dan segalanya yang kita butuhkan untuk membuat hubungan antarnegara,” ujar Simplexius.

Ia menilai sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah menjadi penting karena kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat membutuhkan dukungan kajian akademis yang mendalam serta perspektif internasional.

Perbatasan Indonesia-Timor Leste bukan Sekadar Garis di Peta

Perwakilan Pemerintah Provinsi NTT, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida Provinsi NTT, Yohanes Paut, S.Pi., M.Si., mengatakan kawasan perbatasan Indonesia–Timor-Leste memiliki dimensi yang jauh lebih luas daripada sekadar batas administratif.

Menurutnya, perbatasan merupakan ruang kehidupan masyarakat sekaligus tempat bertemunya budaya dan aktivitas ekonomi kedua negara.

“Perbatasan Indonesia-Timor Leste bukan secara garis perbatasan administratif yang ada dalam peta, tetapi perbatasan adalah merupakan ruang kehidupan masyarakat, ruang perjumpaan budaya, dan juga ruang komunikasi manusia sekaligus ruang strategis yang memiliki ruang berdekatan untuk pertumbuhan ekonomi dan kekuatan dalam kerangka kekuatan secara ketahanan negara,” ujar Yohanes.