Jakarta, RakyatNTT.ID – Masa kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan resmi berakhir setelah jabatan tersebut diserahterimakan kepada Suahasil Nazara.

Serah terima jabatan dijadwalkan berlangsung pada Selasa (15/9/2026) pukul 10.30 WIB di Aula Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan.

Selama memimpin Kementerian Keuangan, Purbaya dikenal membawa pendekatan fiskal yang lebih agresif dan berorientasi pada pertumbuhan ekonomi atau pro-growth.

Sejumlah kebijakan besar menjadi bagian dari rekam jejaknya, mulai dari mengalihkan dana pemerintah sekitar Rp200 triliun dari Bank Indonesia ke bank-bank BUMN, mengejar pertumbuhan ekonomi mendekati 6 persen, menekan biaya dana perbankan, hingga ikut menyiapkan strategi baru untuk menangani utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh).

Berikut sejumlah gebrakan Purbaya selama menjabat Menteri Keuangan:

1. Mengalihkan Rp200 Triliun ke Bank BUMN

Salah satu kebijakan paling menonjol Purbaya adalah pemindahan sekitar Rp200 triliun dana pemerintah yang sebelumnya ditempatkan di Bank Indonesia ke sejumlah bank BUMN.

Kebijakan tersebut ditujukan untuk memperbesar likuiditas perbankan sehingga penyaluran kredit ke sektor riil dapat meningkat.