Ia mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir terdapat sejumlah desa yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Pemerintah telah melakukan upaya pelayanan dengan mendistribusikan air menggunakan mobil tangki.

Namun, menurut Piter, kebutuhan masyarakat terhadap air bersih masih cukup besar. Karena itu, pemerintah dinilai perlu menyiapkan dukungan anggaran tambahan agar distribusi air dapat terus dilakukan hingga musim hujan tiba.

“Kita masih membutuhkan dukungan anggaran. Karena itu, kami berharap pemerintah dapat menambah anggaran sedikit untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sampai pada musim hujan,” ujarnya.

Piter mengatakan persoalan air bersih tidak hanya terjadi di satu lokasi. Sejumlah desa dan kampung masih membutuhkan dukungan distribusi air.

“Cukup banyak desa yang membutuhkan, termasuk di wilayah Teluk Mutiara dan beberapa kampung lainnya,” katanya.

Menurutnya, keberlanjutan pelayanan air bersih menjadi penting karena masyarakat tetap membutuhkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau.

Kebutuhan Jalan jadi Keluhan Masyarakat

Persoalan lain yang disampaikan Piter dalam rapat paripurna adalah kebutuhan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan.