Ketua Fraksi Demokrat DPRD Alor itu meminta pemerintah melakukan pemantauan terhadap rantai distribusi minyak tanah agar persoalan harga dan ketersediaan tidak semakin membebani masyarakat.

Menurutnya, minyak tanah masih menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat Alor untuk keperluan rumah tangga sehari-hari.

Ia juga mengingatkan bahwa persoalan ketersediaan minyak tanah biasanya meningkat menjelang hari-hari besar keagamaan, terutama pada Desember ketika masyarakat memasuki periode Natal dan Tahun Baru.

Namun, Piter menilai kondisi tersebut mulai dirasakan lebih awal.

“Kalau di kampung mungkin masih bisa mendapatkan di tempat yang terdekat. Tetapi di kota, selain menggunakan gas, kebanyakan masyarakat masih menggunakan minyak tanah untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Karena itu, ia meminta pemerintah tidak menunggu persoalan menjadi lebih besar sebelum mengambil langkah pengawasan.

“Ini menjadi peran pemerintah supaya jangan sampai masyarakat menganggap bahwa pemerintah tidak peduli terhadap kondisi masyarakat sekarang ini,” tegasnya.

Kemarau Panjang Picu Kekurangan Air Bersih

Selain minyak tanah, Piter juga menyoroti persoalan kekurangan air bersih yang dialami sejumlah wilayah di Kabupaten Alor akibat kemarau panjang.