Ba’a, RakyatNTT.ID – Dugaan adanya permintaan sejumlah uang kepada kepala sekolah penerima dana revitalisasi bidang pendidikan tahun 2026 di Kabupaten Rote Ndao mencuat ke publik.

Sejumlah kepala sekolah mengaku mendapat tekanan dari oknum yang disebut-sebut berasal dari lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao.

Informasi tersebut disampaikan oleh empat kepala sekolah jenjang SD dan SMP dari 17 sekolah penerima dana revitalisasi. Mereka menghubungi media ini melalui telepon seluler pada 9 September 2026, namun meminta identitasnya tidak dipublikasikan karena alasan keamanan dan kenyamanan.

Iklan

Menurut keterangan para kepala sekolah, terdapat dua oknum yang diduga aktif meminta sejumlah uang kepada sekolah penerima program.

Keduanya disebut berinisial SD, yang bertugas di Bidang Sarana dan Prasarana, serta EM, yang sebelumnya bertugas di Bidang Sarpras dan kini berada di Seksi Kurikulum.

Para kepala sekolah menyebut kedua oknum tersebut diduga menyampaikan bahwa bantuan revitalisasi dapat diterima sekolah karena adanya perjuangan mereka.

Para kepala sekolah juga mengaku mendapat tekanan bahwa jika tidak memberikan sejumlah uang, proses pencairan maupun pelaporan dana dapat dipersulit.

Selain itu, para kepala sekolah mengaku mendapat informasi bahwa Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan kementerian dapat dibatalkan apabila permintaan tersebut tidak dipenuhi.