Bagi Bupati Krisman, keberadaan perguruan tinggi di Sabu Raijua perlu diikuti dengan dukungan yang memadai. Dengan demikian, akses pendidikan tinggi tidak hanya tersedia secara fisik, tetapi juga dapat dijangkau oleh masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi.

Dorong Pembukaan Prodi Pengelolaan Agribisnis

Selain memperjuangkan dukungan pembiayaan, Bupati Krisman mendorong pembukaan Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Agribisnis di PSDKU Kampus 6 Polije Sabu Raijua.

Menurutnya, program studi tersebut memiliki keterkaitan erat dengan potensi daerah, terutama sektor pertanian dan agribisnis yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Sabu Raijua.

Iklan

“Dukungan dari Ditbaga sangat kami harapkan terkait usulan prodi Pengelolaan Agribisnis karena sangat relevan dengan potensi daerah,” ujar Krisman.

Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua juga menyatakan kesiapan mendukung pengembangan pendidikan vokasi melalui penyediaan sarana dan prasarana serta dukungan anggaran daerah.

Pengembangan program studi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan perguruan tinggi, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

Pendidikan Tinggi Harus Terhubung dengan Potensi Lokal

Bupati Krisman menilai pendidikan tinggi perlu memiliki keterkaitan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat Sabu Raijua.