Pemkab Sabu Raijua melakukan pengetatan pada sejumlah belanja, termasuk perjalanan dinas, kemudian mengarahkan hasil efisiensi tersebut untuk membiayai program prioritas.

Selain revitalisasi sekolah, sejumlah program yang terus didorong antara lain bantuan seragam gratis, santunan duka, bantuan hand traktor dan alat pertanian, serta pembangunan infrastruktur.

“Kita terus melakukan penghematan dan efisiensi anggaran, termasuk penghematan dari perjalanan dinas. Dari efisiensi itu, kita dorong untuk membiayai sektor-sektor prioritas yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Krisman.

Kebijakan tersebut juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan infrastruktur, termasuk penanganan ruas Jalan Liae–Loborui yang membutuhkan perhatian.

Besarnya kebutuhan pembangunan jalan kabupaten membuat pemerintah daerah mulai mempertimbangkan alternatif pembiayaan melalui pinjaman daerah.

“Kita sementara berpikir untuk melakukan pinjaman daerah untuk mendanai pembangunan ruas-ruas jalan kabupaten dan sektor prioritas lainnya. Kita berharap dukungan masyarakat dan DPRD terhadap langkah ini,” ungkap Krisman.

Dorong Ekonomi Lokal

Bupati Krisman juga menekankan agar pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur berkualitas, tetapi turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.