Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Kesepakatan yang kita tandatangani hari ini bukan hanya pemenuhan terhadap tahapan administrasi pengelolaan keuangan daerah, tetapi merupakan wujud nyata dari komitmen kita bersama antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menentukan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sabu Raijua,” ujar Krisman.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua atas kerja sama, perhatian, serta berbagai masukan selama proses pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2026.
Bupati menilai pembahasan dokumen anggaran menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan tetap berjalan berdasarkan kebutuhan masyarakat, kemampuan fiskal daerah, dan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.
Kebutuhan Pembangunan Sabu Raijua Masih Besar
Dalam pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2026, berbagai pandangan dan aspirasi terkait kebutuhan pembangunan daerah turut berkembang. Masukan tersebut dinilai menjadi bagian penting untuk menyempurnakan kebijakan pemerintah daerah.
Krisman mengakui kebutuhan pembangunan di Kabupaten Sabu Raijua masih cukup besar. Kondisi geografis sebagai daerah kepulauan, keterbatasan infrastruktur dasar, serta kebutuhan masyarakat yang terus berkembang membuat pemerintah dan DPRD harus semakin cermat dalam menentukan prioritas anggaran.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan