Margareta juga berpesan agar perbedaan pilihan selama proses RUAC tidak menjadi alasan untuk memecah persaudaraan antarkader.

“Karena kita telah lahir dan tumbuh dari rahim perhimpunan yang sama,” tegasnya.

Arnoldus Ajak Kader Satukan Barisan

Setelah terpilih, Arnoldus Liano Candra menyampaikan komitmennya untuk merangkul seluruh elemen kader PMKRI Cabang Ruteng.

Iklan

Ia menegaskan bahwa kemenangan dalam pemilihan tersebut bukan kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh kader.

“Kemenangan ini bukanlah milik perorangan, melainkan kemenangan bersama seluruh kader PMKRI Cabang Ruteng. Mari kita satukan barisan, perkuat soliditas kaderisasi, dan pastikan organisasi ini terus hadir sebagai rumah perjuangan yang solutif bagi Gereja dan masyarakat. Salus Populi Suprema Lex!” tegas Arnoldus.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan peserta RUAC XX.

“Ini merupakan momen bersejarah dalam pengalaman saya selama berproses di organisasi,” kata Liano.

Dengan terpilihnya Arnoldus Liano Candra, PMKRI Cabang Ruteng St. Agustinus diharapkan mampu melanjutkan proses kaderisasi sekaligus memperkuat peran organisasi dalam kehidupan Gereja dan masyarakat.

Kepemimpinan baru tersebut juga diharapkan membawa PMKRI Cabang Ruteng menjadi organisasi yang semakin progresif, solid dan konsisten melahirkan kader Katolik yang kritis, beriman serta memiliki semangat pengabdian bagi Gereja dan Tanah Air. (*/rnc)