Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Kami juga mengkritisi bahwasanya hari ini negara belum mampu hadir untuk memastikan bahwa masyarakat aman dan sejahtera. Negara tidak boleh hanya hadir setelah ada korban dan setelah nyawa melayang. Negara harus hadir sebelum tragedi terjadi,” ujar Glen.
Menurut Glen, keselamatan masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesejahteraan. Ketika warga negara tidak memperoleh jaminan keamanan dalam menjalankan aktivitas maupun tugas pelayanan kepada masyarakat, pemerintah perlu melakukan evaluasi secara serius.
“Wili adalah anak muda yang pernah menempuh pendidikan di UNDANA dan kemudian melanjutkan pengabdiannya. Hari ini hidupnya berakhir akibat kekerasan. Ini bukan hanya persoalan kehilangan satu orang, tetapi pertanyaan serius tentang bagaimana negara menjamin keselamatan setiap warga negaranya,” lanjutnya.
Dorong Mitigasi di Wilayah Rawan Konflik
BEM UNDANA menilai tragedi di Jayawijaya harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperbaiki sistem keamanan dan mitigasi di wilayah yang memiliki potensi kerawanan.
Langkah tersebut antara lain melalui pemetaan wilayah rawan, sistem peringatan dini, mekanisme mitigasi yang konkret, penguatan koordinasi antarinstansi, serta sistem perlindungan bagi masyarakat dan pekerja pelayanan publik yang bertugas di lapangan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan