Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan proses yang berkelanjutan. Pengetahuan dan strategi pembelajaran yang diperoleh melalui Bimtek harus diterapkan dan dikembangkan sesuai kondisi peserta didik.
Budaya Lokal Sabu Raijua Bisa jadi Sumber Belajar
Selain penguatan kemampuan dasar, Thobias mendorong para guru mengembangkan pembelajaran yang kontekstual, kreatif, dan sesuai kebutuhan peserta didik.
Ia menilai lingkungan sekitar, kehidupan sehari-hari, serta budaya lokal Sabu Raijua dapat dimanfaatkan sebagai sumber dan konteks pembelajaran.
Pendekatan tersebut dinilai dapat membuat materi pembelajaran lebih dekat dengan kehidupan peserta didik sehingga mereka tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menggunakannya dalam menghadapi persoalan nyata.
Pemkab Sabu Raijua Dorong Kolaborasi Pendidikan
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, kata Thobias, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai upaya peningkatan mutu pendidikan.
Namun, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, peserta didik, dan masyarakat.
“Mari kita bergerak bersama membangun generasi Sabu Raijua yang literat, numerat, kritis, kreatif, dan mampu memecahkan masalah,” tutup Thobias.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan