Ia berharap pemerintah memilih distributor yang memiliki kemampuan finansial dan jaringan distribusi yang memadai.

“Pemerintah diharapkan mencari distributor yang mampu secara keuangan, jangan yang aneh-aneh,” tegasnya.

Usulkan Distributor di Setiap Kecamatan

Usman Husien juga menyarankan agar distribusi pupuk subsidi tidak hanya bergantung pada satu pihak atau terpusat di wilayah tertentu.

Iklan

Menurutnya, idealnya setiap wilayah atau kecamatan memiliki distributor yang mampu menjangkau petani hingga ke daerah yang jauh dari pusat kota.

Dengan begitu, petani tidak harus menempuh jarak jauh hanya untuk mendapatkan pupuk subsidi.

“Kalau bisa di setiap wilayah ataupun kecamatan ada distributor, sehingga warga yang jauh dari kota bisa dijangkau,” katanya.

Ia menilai pemerataan distributor juga dapat mencegah terjadinya ketergantungan kepada satu pihak dalam distribusi pupuk.

Sebab, apabila hanya satu pihak yang menguasai distribusi pupuk dalam satu kabupaten, maka seluruh petani berpotensi terdampak apabila terjadi persoalan dalam penyaluran.

“Karena kalau hanya satu pihak yang mainkan pupuk, maka satu kabupaten jadi korban karena akan berbuat seenaknya, semaunya,” pungkasnya.

Usman Husien berharap persoalan harga jagung dan ketersediaan pupuk subsidi di SBD mendapat perhatian serius dari pemerintah, sehingga petani dapat memperoleh kepastian dalam menjalankan usaha pertanian dan meningkatkan kesejahteraan mereka. (rnc29)