Kupang, RakyatNTT.ID – Sikap besar hati ditunjukkan oleh Dr. Servulus Bobo Riti, salah satu calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTT yang diusulkan Gubernur Melki Laka Lena kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri.

Meski tidak terpilih menjadi Sekda NTT, Servulus tetap berjiwa besar dan meluangkan waktu untuk menghadiri pelantikan Fransiskus Sales Sodo sebagai Sekda NTT di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, Jumat (28/8/2026) petang.

Riuh tepuk tangan terdengar saat Servulus Bobo Riti berdiri setelah disapa Gubernur NTT Melki Laka Lena di sela-sela sambutan. Gubernur mengapresiasi sikap yang ditunjukkan oleh pejabat struktural di Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI itu. Apresiasi yang sama juga disampaikan Gubernur untuk Ruth Diana Laiskodat, meskipun Kadis Kesehatan Provinsi NTT itu tidak hadir dalam acara pelantikan Sekda.

Diwawancarai media ini usai seremoni pelantikan Sekda NTT, Servulus Bobo Riti mengaku ada dua hal yang dia petik dari proses seleksi Sekda NTT.

Pertama, Servulus mengakui bahwa proses ini secara normatif telah berjalan dengan sangat baik, sampai pada keterpilihan Fransiskus Sales Sodo menjadi Sekda NTT.

“Proses ini secara normatif baik sekali dan sudah ada kepastian hukum dengan terpilihnya Pak Hans (Fransiskus Sales Sodo, red) yang penetapannya melalui Keppres,” ujar pria dari Pulau Sumba itu.

Kedua, menurut Servulus, tiga nama yang diusulkan Gubernur berdasarkan penilaian Panitia Seleksi (Pansel), sudah mencerminkan apa yang menjadi kebutuhan Pemprov NTT. Dengan demikian, siapapun yang ditetapkan, tentu merupakan pilihan yang tepat.

“Pelantikan sekda kali ini dilaksanakan di tengah suasana duka daerah akibat gempa. Kehadiran saya merupakan bentuk dukungan untuk sekda terpilih, juga dukungan untuk gubernur dan wagub dalam semangat ayo bangun NTT,” ungkapnya.

Dr. Servulus Bobo Riti pose bersama Rektor Undana Prof. Jefri Bale dan Wakil Rektor Undana, Prof. Philipus de Rosari usai acara pelantikan Sekda NTT, Jumat (28/8/2026).

Bagi Servulus Bobo Riti, kecintaannya pada NTT tidak akan berhenti pada upaya untuk mendapatkan posisi Sekda. Dia berkomitmen untuk membantu Pemprov NTT dari Jakarta, dari tempatnya berkarya saat ini.

“Mendukung, mencintai dan membangun NTT kan tidak harus dengan menjadi sekda. Dengan jabatan sekarang di pusat, saya akan berusaha membantu gubernur. Banyak cara bisa kita lakukan dari Jakarta untuk daerah tercinta,” pungkasnya. (rnc)