Di lokasi tersebut, TBM Undana menyerahkan bantuan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) serta selimut dari PERKI kepada Puskesmas Nanu.

Tim kemudian mengoperasikan Pelayanan Kesehatan Terpadu di Posko Desa Bangkaruang.

Dalam pelayanan tersebut, hingga 200 pasien mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Iklan

Kehadiran tim medis lapangan menjadi penting bagi masyarakat yang aksesnya terhadap fasilitas kesehatan masih terbatas akibat kerusakan infrastruktur pascagempa.

Aksi TBM Undana Ditinjau Mendiktisaintek

Temuan dan perkembangan pelayanan kesehatan tersebut disampaikan langsung dalam agenda peninjauan bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), jajaran LLDIKTI, serta Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., pada Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus pemantauan terhadap kontribusi perguruan tinggi dalam penanganan bencana di wilayah NTT.

TBM Undana sendiri diperkuat oleh sejumlah dokter alumni Profesi Dokter FKKH Undana dan relawan mahasiswa.

Tim dokter terdiri dari dr. Jason Nathaniel Anugerah Abdullah, dr. Realino Graciano Maria Daud Dula, dan dr. Tiara Trisnawati Akhirrusanah.

Sementara itu, sepuluh relawan mahasiswa Undana yang terlibat yakni Andreas Yohanes Hida Bao, Alvin Christian Core, Dwindi Rut Taniu, Asyera Chesaria Molacore, Marlisa Maria Magdalena Wuru, Athans Raphael Nauolim, Rastra Aprilino Amalo, Arini Theresia Bunganaen, Maria Feel Anastasya Adoe, dan Yohana Kaneka Michelle Suratiny.

Dokter Undana: Tim Medis Lapangan Sangat Krusial

Perwakilan TBM Undana, dr. Jason, mengatakan tim langsung bergerak sejak tiba di lokasi untuk memastikan masyarakat mendapatkan pertolongan medis.