“Para atlet supaya tetap menjaga kebugaran fisik untuk mempersiapkan diri jika dipercayakan untuk mengikuti PON XXII 2028,” ujarnya.

Menurut Ratu Wulla, capaian di Kejurda NTT 2026 menjadi modal penting bagi para atlet untuk terus berkembang dan mengukir prestasi yang lebih tinggi.

Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Sumba Barat Daya, Thomas Tanggu Dendo, mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama masyarakat dan para pelatih.

Iklan

Thomas yang juga Wakil Ketua I DPRD Sumba Barat Daya menyebut perolehan medali emas, perak dan perunggu mengantarkan atletik SBD menjadi juara umum Kejurda NTT 2026.

“Jadi kita diminta untuk terus melatih para atlet kita untuk bisa mengikuti PON yang akan diselenggarakan pada tahun 2028,” kata Thomas.

Dia menambahkan, para atlet SBD kini diproyeksikan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028.

Karena itu, pembinaan dan latihan atlet akan terus dilakukan agar mereka mampu meningkatkan kemampuan dan memenuhi standar untuk berlaga di tingkat nasional.

Kejurda NTT 2026 sendiri diikuti 11 kabupaten dan kota di wilayah Nusa Tenggara Timur. Ajang tersebut menjadi salah satu wadah bagi para atlet daerah untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjaring atlet potensial menuju kompetisi yang lebih tinggi. (rnc29)