Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Tim tersebut menuju Dusun Bea Ri’i dan Dusun Kadung untuk melanjutkan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Tim A masih menunggu tambahan obat-obatan dari UNIKA Santu Paulus Ruteng. Setelah persediaan tersedia, tim tersebut dijadwalkan bergerak menuju Dusun Bajak.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelayanan selama kebutuhan masyarakat terdampak bencana masih tinggi.
Mahasiswa Keperawatan Turut Terjun ke Lapangan
Keterlibatan mahasiswa Program Studi Keperawatan dalam pelayanan medis juga memberikan pengalaman nyata bagi mereka untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan.
Di tengah situasi bencana, mahasiswa bekerja bersama dokter, tenaga kesehatan, relawan, dan Caritas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Rektor UNIKA Santu Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic., theol., mengatakan keterlibatan kampus dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan perguruan tinggi.
“Kampus tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga menggerakkan sumber daya yang dimiliki untuk membantu masyarakat ketika menghadapi bencana,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para relawan, mahasiswa, dosen, tenaga kesehatan, Caritas, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan di lapangan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan