Pada hari pertama, Rabu (19/8/2026), Tim A bergerak ke Robek dan melayani 117 pasien. Pada waktu yang sama, Tim B memberikan pelayanan kesehatan di Desa Nggorang dengan jumlah 118 pasien.

Dengan demikian, total pelayanan pada hari pertama mencapai 235 pasien.

Hari Kedua, 420 Pasien Mendapat Pelayanan

Jangkauan pelayanan diperluas pada Kamis (20/8/2026). Tim A bergerak menuju Dusun Gincu, Dusun Ojang, dan Paralando.

Di tiga wilayah tersebut, Tim A memberikan pelayanan kepada total 243 pasien.

Sementara Tim B bergerak ke Dusun Raja Bawang dan Dusun Gongger. Sebanyak 177 pasien mendapatkan pelayanan dari tim tersebut.

Dengan demikian, pelayanan kesehatan pada hari kedua mencapai 420 pasien.

Jika digabungkan dengan pelayanan hari pertama, dua tim medis UNIKA Santu Paulus Ruteng bersama Caritas telah melayani sedikitnya 655 pasien dalam dua hari.

Jumlah tersebut menggambarkan besarnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat setelah gempa yang mengguncang wilayah Flores.

Relawan tidak hanya memberikan pelayanan di lokasi yang mudah dijangkau, tetapi juga bergerak ke wilayah yang membutuhkan kehadiran tenaga kesehatan secara langsung.

Pelayanan Berlanjut ke Wilayah Lain

Pelayanan kesehatan tidak berhenti setelah dua hari pertama. Pada hari ketiga, Tim B kembali bergerak lebih awal dengan membawa persediaan obat-obatan yang masih tersedia.