Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID — Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali bertambah.
Hingga Jumat (21/8/2026) pukul 16.00 WIB, 83 orang dilaporkan meninggal dunia.
Data tersebut disampaikan Plt. Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BNPB, Berton Panjaitan, Jumat (21/8/2026).
Selain korban meninggal, jumlah warga yang mengalami luka-luka juga meningkat menjadi 986 orang. Angka tersebut bertambah 79 orang dibandingkan data sebelumnya yang mencatat 907 orang luka-luka.
Sementara itu, jumlah warga yang harus mengungsi mencapai 110.785 orang. Jumlah tersebut meningkat 18.050 orang dari sebelumnya sebanyak 92.735 pengungsi.
4.258 Gempa Susulan Terjadi
Berton mengatakan, tujuh hari setelah gempa utama M7,7, aktivitas kegempaan masih terus berlangsung di wilayah Flores.
Berdasarkan laporan BMKG, telah terjadi 4.258 gempa susulan. Gempa susulan terbesar tercatat berkekuatan Magnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil M1,1.
Dari ribuan gempa susulan tersebut, sebanyak 118 kejadian dirasakan oleh masyarakat.
Aktivitas gempa susulan yang masih berlangsung membuat pemerintah dan masyarakat perlu tetap waspada, terutama terhadap bangunan yang telah mengalami kerusakan akibat gempa utama maupun gempa susulan.
Hampir 45 Ribu Rumah Rusak
BNPB juga mencatat kerusakan rumah warga terus bertambah. Hingga Jumat sore, total terdapat 44.946 unit rumah rusak akibat gempa.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan