Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Yohanes menilai, penguatan pendampingan menjadi penting untuk mengembalikan kepercayaan peternak terhadap upaya pemerintah dalam menangani ASF.
Ia berharap penerapan SOP pemasukan babi dari luar daerah dapat berjalan secara konsisten sehingga kebutuhan pasokan tetap terpenuhi, tetapi risiko penyebaran penyakit dapat ditekan.
Dengan pengawasan yang ketat, Pemkab SBD diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara kebutuhan pasokan ternak babi dan perlindungan terhadap peternak lokal. (rnc29)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan