Rapat koordinasi dan evaluasi ini menjadi momentum untuk melihat capaian program sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, termasuk keterbatasan sumber daya.

Selain itu, forum tersebut diarahkan untuk memperkuat sistem surveilans dan pelaporan sehingga setiap potensi penyakit maupun KLB dapat ditangani secara cepat.

Cuaca Ekstrem Picu Keluhan Batuk dan Pilek

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Thobias Uly memberikan perhatian khusus terhadap kondisi cuaca ekstrem yang sedang melanda Sabu Raijua.

Angin kencang disertai debu yang beterbangan disebut turut memicu meningkatnya keluhan batuk dan pilek di tengah masyarakat.

Karena itu, Wabup meminta tenaga kesehatan tetap menjaga kondisi fisik agar dapat memberikan pelayanan secara optimal.

“Saya berharap tenaga kesehatan tetap menjaga kesehatan fisik agar tetap prima dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Thobias.

Menurutnya, tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama ketika menghadapi berbagai tantangan kesehatan di lapangan.

TBC hingga Leptospirosis jadi Perhatian

Wakil Bupati menegaskan bahwa kesehatan merupakan modal utama dalam pembangunan daerah. Karena itu, berbagai persoalan kesehatan harus ditangani secara serius dan berkelanjutan.