Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Wakil Ketua DPRD SBD, Thomas Tanggu Dendo, yang saat itu bertindak sebagai pimpinan sidang, kemudian meminta agar agenda tetap dilanjutkan.
Menurut Thomas, dokumen yang dimaksud sebelumnya telah dibagikan kepada masing-masing anggota DPRD sejak pekan lalu.
“Kita lanjutkan saja karena dokumennya sudah dibagikan sejak minggu lalu. Pak Wakil Bupati silakan lanjutkan,” katanya.
Wakil Bupati kemudian kembali melanjutkan pembacaan Nota Pengantar Realisasi Keuangan Semester I.
Namun, keputusan tersebut justru kembali memicu reaksi dari sejumlah anggota DPRD.
Interupsi kembali bermunculan hingga suasana ruang sidang semakin panas.
Anggota DPRD SBD, Stefanus Rangga Bola, bahkan meminta pimpinan memperhatikan persoalan tersebut agar tidak kembali terjadi.
“Izin pimpinan. Ini kali kedua saat Pak Wakil bersidang di sini selalu ada kesalahan. Ada apa ini? Kami hanya ingin menjaga situasi ini,” kata Stefanus tegas.
Anggota DPRD lainnya, Heri Pemu Dadi, kemudian menyarankan agar sidang diskors sementara.
Ia mengusulkan agar dokumen yang menjadi bahan pembahasan diperbanyak terlebih dahulu sehingga seluruh anggota DPRD dapat mengikuti materi yang sedang dibacakan.
Berbeda dengan sejumlah anggota lainnya, Ketua Fraksi PDIP DPRD SBD, Octavianus Dapa Talu, mengaku telah menerima dokumen tersebut.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan