Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia menyebut penyaluran bantuan pangan bukan hanya berkaitan dengan distribusi beras, tetapi juga merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Hari ini kami datang langsung ke Alor untuk memastikan bantuan pangan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat. Ini bukan hanya soal menyalurkan beras, tetapi memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Rizal.
Rizal menjelaskan, bantuan yang disalurkan di Alor merupakan alokasi tiga bulan sehingga setiap keluarga penerima memperoleh 30 kilogram beras.
Menurutnya, kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi pangan. Karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BULOG dan berbagai pemangku kepentingan.
“Bagi BULOG, tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk dilayani. Alor adalah bagian dari Indonesia, dan masyarakatnya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian serta akses pangan,” tegas Rizal.
Bantuan Pangan Menjangkau hingga Tingkat Desa
Penyaluran bantuan pangan di sejumlah desa di Alor menjadi bukti upaya pemerintah memperluas jangkauan program hingga tingkat paling dekat dengan masyarakat.
Di Desa Fuisama, sebanyak 66 PBP menerima bantuan. Sementara di Desa Probur terdapat 513 PBP dan di Desa Lembur Barat sebanyak 222 PBP yang mendapatkan bantuan pangan.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan