Kelancaran konektivitas dapat membuka pergerakan orang dan barang secara lebih baik. Kondisi tersebut pada akhirnya diharapkan ikut menggerakkan sektor perdagangan, jasa, dan usaha masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Ende berharap layanan penyeberangan yang kembali beroperasi dapat dipertahankan secara berkelanjutan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kualitas pelayanan.

Dengan beroperasinya kembali KMP Inerie II pada rute Ende-Kupang, masyarakat kini kembali memiliki akses layanan penyeberangan reguler meski dengan frekuensi satu kali dalam sepekan.

Iklan

Kembalinya kapal ASDP ke Dermaga Ferry Nangakeo sekaligus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali konektivitas laut dan mendorong aktivitas ekonomi di Kabupaten Ende serta daerah-daerah yang terhubung melalui jalur penyeberangan tersebut. (*/rnc)