Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Salah satunya adalah tradisi Hengadu Hawu atau Cium Sabu, yang menurutnya merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat Sabu.
“Budaya Sabu Raijua juga menjadi kekuatan kita. Salah satunya Hengadu Hawu atau Cium Sabu yang sekarang sudah dikenal oleh banyak orang. Ini merupakan identitas dan kekayaan budaya yang harus kita jaga,” katanya.
Menurut Thobias, kekayaan budaya tersebut tidak hanya penting untuk dilestarikan, tetapi juga dapat menjadi kekuatan dalam pengembangan sektor pariwisata.
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terus mendorong pengembangan berbagai destinasi wisata yang memiliki keunikan alam, budaya, dan sejarah.
Ia berharap dukungan berbagai pihak dapat memperkuat promosi sekaligus mempercepat pengembangan sektor pariwisata daerah.
Pemkab Buka Ruang Kolaborasi dengan TP-PKK NTT
Lebih lanjut, Thobias menegaskan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua terbuka terhadap kolaborasi dengan TP-PKK Provinsi NTT.
Kolaborasi tersebut terutama diarahkan untuk memperkuat program yang berkaitan dengan keluarga, kesehatan, pendidikan, PAUD, Posyandu, literasi, dan pemberdayaan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua akan selalu mendukung dan memberikan suport terhadap setiap kegiatan PKK. Kita akan terus berkolaborasi dan bersinergi, karena keberhasilan pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja bersama untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tegas Thobias.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan