Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Alor mencapai 68,44.
Pada sektor kemiskinan, jumlah penduduk miskin mengalami penurunan dari 43,83 ribu jiwa pada 2021 menjadi 38,68 ribu jiwa pada 2025.
Adapun Tingkat Pengangguran Terbuka tercatat 2,27 persen atau sekitar 2.867 jiwa.
Kabupaten Alor juga memperoleh penghargaan sebagai terbaik kedua di Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam kinerja penurunan pengangguran terbuka.
Capaian tersebut menjadi modal sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan.
Rumput Laut dan Pariwisata jadi Penggerak Ekonomi
Di sektor kelautan dan perikanan, Pemerintah Kabupaten Alor terus mendorong pengembangan ekonomi masyarakat pesisir.
Pada 2026, dukungan budidaya rumput laut dialokasikan bagi 35 kelompok pembudidaya yang tersebar di Kecamatan Kabola, Alor Barat Laut, Pantar, Pantar Barat dan Pantar Barat Laut.
Produksi rumput laut Kabupaten Alor pada 2025 tercatat mencapai 500,7 ton.
Pengembangan komoditas tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat pendapatan masyarakat pesisir dan membuka peluang ekonomi baru.
Sementara itu, sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan