Momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menyampaikan solidaritas dan doa bagi masyarakat Flores yang sedang menghadapi musibah gempa bumi.

Bupati Alor melalui sambutannya mengajak masyarakat mendoakan para korban yang meninggal dunia serta memberikan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Doa juga disampaikan bagi masyarakat yang terdampak agar diberikan keselamatan dan kekuatan untuk bangkit kembali.

“Dari Tanah Alor kami menyampaikan solidaritas dan doa bagi saudara-saudara kami di Flores. Flores tidak sendirian. Kita adalah satu keluarga, satu Nusa Tenggara Timur dan satu Indonesia,” demikian pesan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati Rocky Winaryo.

Pesan tersebut menegaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga melalui kepedulian, persaudaraan dan solidaritas terhadap sesama anak bangsa.

Bupati Alor: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kerja Nyata

Dalam sambutannya, Bupati Iskandar menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah, melainkan buah dari perjuangan panjang dan pengorbanan seluruh anak bangsa.

Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga sekaligus mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata, kerja tuntas dan kerja cerdas.