Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ruteng, RakyatNTT.ID – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Nusa Tenggara Timur melalui DPC GAMKI Kabupaten Manggarai menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap pertama kepada warga terdampak gempa bumi di Desa Lenda, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai.
Aksi bertajuk “GAMKI Peduli Flores” tersebut dilakukan untuk menjangkau warga di wilayah terdampak yang berdasarkan kesaksian masyarakat setempat belum mendapatkan pelayanan bantuan secara memadai pada hari-hari awal pascagempa.
Bantuan yang dihimpun secara swadaya dari pengurus dan kader GAMKI itu disalurkan langsung oleh Ketua DPC GAMKI Manggarai Jimmy Messakh, bersama Korda Manggarai Raya DPD GAMKI NTT Rivlan Angi dan jajaran pengurus GAMKI.
60 KK Terdampak, 15 Rumah Rusak Berat
Berdasarkan asesmen awal tim GAMKI di dua titik di Desa Lenda, sekitar 60 kepala keluarga (KK) terdampak gempa. Sedikitnya 15 rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga hancur.
GAMKI menegaskan, data tersebut merupakan temuan awal hasil pemantauan di lapangan dan masih memerlukan sinkronisasi dengan pendataan resmi pemerintah.
Salah seorang warga Dusun Teni/Watepaku, Desa Lenda, Damianus, mengatakan warga sangat membutuhkan perhatian dan bantuan setelah bencana.
Menurut Damianus, selama empat hari setelah gempa, warga di wilayah tersebut belum mendapat kunjungan maupun bantuan seperti yang mereka harapkan.
“Sudah empat hari empat malam kami belum melihat ada pihak yang datang melihat langsung kondisi kami. Karena itu, kehadiran GAMKI membawa harapan bagi warga yang sedang mengalami musibah,” ungkap Damianus.
Kesaksian tersebut menjadi perhatian GAMKI agar pemerintah dan seluruh unsur penanganan bencana melakukan verifikasi langsung ke lapangan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan tidak ada desa, dusun maupun kelompok masyarakat terdampak yang terlewat dari pelayanan darurat.
GAMKI Salurkan 250 Kilogram Beras
Pada tahap pertama, DPC GAMKI Manggarai menyalurkan sejumlah kebutuhan pangan untuk membantu warga menghadapi kondisi darurat.
Bantuan tersebut terdiri dari 250 kilogram beras, lima dus mi instan, enam rak telur dan satu jeriken minyak goreng.
Jimmy Messakh mengatakan, kehadiran GAMKI tidak hanya sebatas menyalurkan logistik. Organisasi tersebut juga melakukan pemetaan awal terhadap kebutuhan warga serta menyuarakan kondisi masyarakat yang belum terjangkau secara optimal.
“Kami datang untuk menyatakan bahwa saudara-saudara kita tidak sendiri. Tetapi kami juga ingin memastikan informasi dari lokasi seperti Desa Lenda ini diketahui pemerintah dan para pihak, sehingga distribusi bantuan tidak terkonsentrasi pada titik-titik tertentu saja,” tegas Jimmy.
Menurutnya, bantuan harus mampu menjangkau warga yang berada di lokasi paling jauh dan paling membutuhkan pertolongan.
Warga Masih Butuh Bantuan Lanjutan
Hasil pemantauan awal GAMKI menunjukkan bahwa warga Desa Lenda masih membutuhkan sejumlah bantuan lanjutan.
Kebutuhan tersebut antara lain susu dan makanan pendamping bayi atau balita, tikar dan perlengkapan tidur, tenda atau terpal darurat, penerangan serta kebutuhan dasar keluarga lainnya.
DPD GAMKI NTT selanjutnya akan terus mengonsolidasikan jaringan GAMKI Peduli Flores melalui enam DPC di kawasan Flores-Lembata, yakni Manggarai, Nagekeo, Sikka, Ende, Flores Timur dan Lembata.
Konsolidasi tersebut diarahkan untuk membantu pemetaan kebutuhan dan mendukung respons kemanusiaan sesuai kondisi masing-masing wilayah terdampak.
GAMKI NTT juga mendorong pemerintah provinsi dan kabupaten, BPBD, lembaga kemanusiaan, gereja serta berbagai unsur masyarakat memperkuat koordinasi dan pemerataan distribusi bantuan berbasis data serta kebutuhan lapangan.
Perhatian khusus diperlukan bagi desa dan dusun yang berada di wilayah sulit dijangkau agar bantuan tidak hanya terkonsentrasi di pusat-pusat pengungsian.
GAMKI: Jangan Ada Warga Flores yang Terlewat
Bagi GAMKI, keberhasilan respons kemanusiaan tidak semata-mata diukur dari banyaknya bantuan yang berhasil dikumpulkan dan disalurkan.
Hal yang lebih penting adalah memastikan warga yang berada di lokasi paling jauh, kelompok paling rentan dan masyarakat yang belum terjangkau dapat memperoleh pertolongan sesuai kebutuhan.
“Jangan sampai ada warga Flores yang menghadapi bencana sendirian hanya karena tempat tinggal mereka jauh dari pusat perhatian,” tegas GAMKI.
Melalui gerakan GAMKI Peduli Flores, GAMKI NTT menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat terdampak sekaligus mendorong agar respons penanganan gempa dilakukan secara merata, berbasis data dan benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan