Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kerusakan infrastruktur fasilitas kesehatan dan terbatasnya jam operasional layanan medis dapat membuat warga terdampak gempa kesulitan memperoleh pengobatan secara tepat waktu.
Kondisi tersebut berpotensi membuat penyakit kronis maupun infeksi tidak tertangani dengan baik.
Karena itu, pengerahan dokter alumni dan mahasiswa relawan Undana ke desa-desa terdampak menjadi langkah penting untuk memperluas akses layanan kesehatan.
Selama enam hari, tim tidak hanya menunggu warga datang ke posko, tetapi bergerak mendatangi masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau.
Upaya tersebut memastikan ratusan penyintas gempa di Nagekeo tetap memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis meski menghadapi keterbatasan akses akibat kondisi pascabencana. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan