Jakarta, RakyatNTT.ID – Donasi untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dihimpun melalui kegiatan Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan mencapai Rp2.164.037.334 atau sekitar Rp2,16 miliar.

Donasi tersebut dihimpun melalui QR Code yang tersedia di tiga titik panggung kesenian. Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat, keluarga besar BUMN, Danantara Indonesia, dan pemerintah untuk bergotong royong membantu warga NTT yang terdampak bencana.

Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas, mengatakan semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam momentum peringatan Kemerdekaan tahun ini.

Iklan

“Momentum Kemerdekaan tahun ini menjadi pengingat tentang kekuatan gotong royong. Partisipasi masyarakat dalam Kesenian Rakyat dalam Kebersamaan Kemerdekaan dapat diterjemahkan menjadi dukungan nyata bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT,” kata Rohan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Danantara Koordinasikan Respons BUMN

Rohan mengatakan Danantara Indonesia mengoordinasikan respons lintas BUMN untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak gempa.

Koordinasi bantuan ditingkatkan selama masa tanggap darurat yang ditetapkan pemerintah daerah hingga 28 Agustus 2026. Pada tahap awal, perhatian diarahkan pada pemulihan layanan publik yang menjadi penopang utama penanganan kemanusiaan.

Hingga Senin (17/8), PLN telah memulihkan sekitar 88 persen pelanggan dan 98,3 persen jaringan listrik yang terdampak gempa. Pemulihan tersebut dilakukan agar layanan dasar masyarakat, fasilitas umum, dan posko bantuan dapat kembali beroperasi.

Di sektor telekomunikasi, Telkom Group mempercepat pemulihan jaringan di sejumlah wilayah terdampak. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelancaran komunikasi, koordinasi penanganan bencana, serta akses masyarakat terhadap informasi.

Selain listrik dan telekomunikasi, pasokan serta distribusi bahan bakar juga diperkuat guna mendukung mobilitas masyarakat dan pengerahan bantuan ke berbagai lokasi terdampak.

Bantuan Disalurkan ke Sejumlah Wilayah

Sejumlah BUMN juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke kabupaten-kabupaten terdampak gempa di Flores. Bantuan tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat di berbagai titik pengungsian.

Penghimpunan bantuan masih berlangsung sambil dilakukan pemetaan kebutuhan di lapangan. Bantuan yang disiapkan mencakup pangan, air bersih, obat-obatan, perlengkapan pengungsian, hingga dukungan operasional untuk posko dan fasilitas umum.

“Fokus saat ini adalah memastikan dukungan yang dihimpun dapat tersalurkan secara tepat dan sesuai dengan kebutuhan paling mendesak di lapangan,” jelas Rohan.

Danantara Indonesia bersama keluarga besar BUMN juga mulai memetakan kebutuhan lanjutan masyarakat terdampak, termasuk kemungkinan dukungan pada fase pemulihan serta perbaikan fasilitas dan hunian yang mengalami kerusakan.

Relawan Dikerahkan, Rumah Rusak Berat Didata

Untuk memperkuat penanganan di lapangan, relawan akan dikerahkan ke sejumlah titik prioritas. Posko penanganan bencana juga akan diperkuat di wilayah yang menjadi pusat aktivitas masyarakat terdampak, antara lain Kabupaten Sikka, Nagekeo, Ngada, Ende, dan Manggarai.

Selain kebutuhan darurat, Danantara Indonesia bersama BUMN mulai melakukan pendataan terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan berat. Pendataan ini dilakukan untuk mendukung tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Proses tersebut dilaksanakan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terkait. Dengan pendataan yang lebih terarah, dukungan pada tahap pemulihan diharapkan dapat disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan warga yang terdampak gempa. (*/rnc)