Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia menjelaskan bahwa ketika terjadi keterlambatan pasokan atau kelangkaan BBM, langkah yang dapat dilakukan pemerintah daerah adalah membangun komunikasi dengan pihak terkait agar distribusi ke Sabu Raijua segera dipenuhi.
Pemkab Dorong Operasional SPBU Mehara dan Siapkan Solusi Jangka Panjang
Krisman mengungkapkan bahwa Pemkab Sabu Raijua telah berupaya menghadirkan depo BBM sebagai solusi permanen. Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena membutuhkan investasi yang sangat besar dan belum dinilai layak secara bisnis.
Sebagai alternatif, pemerintah daerah terus mendorong percepatan operasional SPBU Mehara yang hingga kini masih terkendala proses perizinan.
Bahkan, Pemkab telah menyurati kementerian terkait agar proses perizinan mendapat perhatian khusus sehingga SPBU tersebut dapat segera beroperasi.
Untuk solusi jangka panjang, pemerintah juga mengkaji pembangunan SPBU di setiap kecamatan agar kapasitas penyimpanan BBM meningkat dan risiko kelangkaan dapat ditekan.
Selain itu, Pemkab tengah mempersiapkan kemungkinan memiliki SPBU sendiri melalui koperasi maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Kalau SPBU itu milik pemerintah daerah, kita bisa mengatur pemesanan hingga kapasitas penuh sebagai langkah antisipasi. Namun untuk mewujudkannya diperlukan badan hukum melalui koperasi atau BUMD,” jelasnya.
Pelayanan Kesehatan Tidak Boleh Terhenti
Bupati juga menyoroti penghentian sementara pelayanan di Puskesmas Daieko akibat persoalan BBM.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan